
Banyak orang langsung berpikir, “Wah, pasti lapar, lemas, sulit berkonsentrasi,” saat mendengar kata “puasa. ” Namun, ada banyak variasi puasa yang modis dan modern: puasa sementara atau intermitten fasting (IF). Ini bukan sekadar rencana diet untuk mencegah pakaian yang ketat, tetapi juga rahasia untuk kulit yang cantik yang bisa meningkatkan rasa percaya diri saat mengambil foto tanpa filter.
Jadi, apa sebenarnya intermitten fasting itu?
Secara singkat, ini adalah cara mengatur waktu makanmu. Kamu makan dalam waktu 8 jam, misalnya dari pukul 12 siang hingga 8 malam, lalu sisanya “berpuasa,” tetapi kamu masih bisa minum air putih, teh tanpa gula, atau kopi hitam. Tidak makan sama sekali memberikan tubuhmu waktu untuk beristirahat.
Beberapa keuntungan dasar tetapi jelas dari intermitten fasting adalah:
1. Penurunan berat badan terjadi secara bertahap. Tubuh didorong untuk menggunakan cadangan lemak dibandingkan dengan nasi padang yang tersimpan semalaman.
2. Sistem pencernaan beristirahat. Usus bisa berhenti sejenak; berbeda dengan admin toko online, usus tidak berfungsi terus-menerus.
3. Kulit tampak lebih bersinar. Jerawat menjadi kurang muncul saat peradangan berkurang.
4. Energi lebih terjaga. Setelah makan mie instan tengah malam, rasa mengantuk tak lagi terasa.
Tapi, apakah intermitten fasting cocok untuk semua orang?
Tidak selalu demikian. Jika memiliki kondisi medis tertentu, sebaiknya minta saran terlebih dahulu. Dan untuk pemula, jangan langsung mencoba yang ekstrem selama 24 jam, nanti bisa menyerah di hari pertama. Mulailah dengan pola 12:12 (12 jam makan, 12 jam puasa), kemudian secara bertahap tingkatkan ketika sudah terbiasa.
Beberapa strategi untuk membuat intermitten fasting berhasil:
• Jangan membalas dendam dengan makan tiga porsi nasi goreng saat waktu makan dibuka.
• Perhatikan nutrisimu: sayuran, buah, protein, dan lemak sehat.
• Agar tidak salah mengartikan antara lapar dan haus, minumlah banyak air putih.
• Konsistensi: Jangan melakukan sesuatu hanya sekali seminggu dan kemudian kembali setiap sore untuk makan makanan gorengan.
Oleh karena itu, jika intermitten fasting menjaga kesehatan dalam tubuhmu, jangan lupa juga merawat kulit dari luar. Pertimbangkan apa yang akan terjadi jika racun sudah berkurang tetapi kulit tetap terpapar polusi, minyak, dan bekas jerawat yang sulit diobati. Solusinya. Untuk hasil tampak lebih cerah, perawatan kulit yang lembut namun efektif seperti Java Glow mungkin bisa menjadi teman terbaikmu.
KLIK DISINI untuk transformasimu bersama Javaglow
Baca Juga : Mau tahu Seberapa Glowing Kamu dari Dalam? Yuk ikuti kuis ini






